Jepang sering dianggap sebagai negara mahal untuk dikunjungi. Padahal, dengan perencanaan yang tepat, Jepang justru sangat ramah untuk backpacker. Transportasi publik yang efisien, kota yang aman, serta banyak pilihan akomodasi dan makanan murah membuat Jepang menjadi destinasi impian bagi traveler hemat.
Artikel ini akan membahas cara menjadi backpacker ke Jepang, mulai dari persiapan awal, estimasi biaya, transportasi, penginapan, hingga tips penting agar perjalanan tetap nyaman dan menyenangkan.
Apa Itu Backpacker ke Jepang?
Backpacker ke Jepang adalah gaya perjalanan mandiri, hemat, dan fleksibel, dengan fokus pada:
- Transportasi umum
- Penginapan murah
- Itinerary fleksibel
- Pengalaman lokal dan autentik
Backpacker tidak berarti serba kekurangan, tetapi cerdas mengatur biaya agar bisa menjelajah lebih banyak tempat dengan budget terbatas.
Persiapan Awal Backpacking ke Jepang
1. Paspor dan Visa
Untuk WNI, Jepang bebas visa hingga 15 hari dengan syarat registrasi e-paspor. Pastikan paspor masih berlaku minimal 6 bulan.
2. Tentukan Waktu Terbaik
Musim terbaik untuk backpacker:
- Spring (Maret–Mei): Sakura, cuaca nyaman
- Autumn (September–November): Daun merah, sejuk
- Winter (Desember–Februari): Lebih murah (kecuali peak season)
Hindari Golden Week karena harga naik drastis.
Estimasi Budget Backpacker ke Jepang
Rata-rata backpacker bisa menekan biaya di kisaran:
- Rp8–15 juta / 7–10 hari (di luar tiket pesawat promo)
Perkiraan harian:
- Penginapan: Rp300–600 ribu
- Makan: Rp150–300 ribu
- Transport: Rp100–200 ribu
- Tiket wisata: opsional
Kunci hemat adalah akomodasi + transport.
Transportasi Murah di Jepang


4
Jepang terkenal dengan transportasi publik terbaik di dunia.
JR Pass: Ya atau Tidak?
JR Group menawarkan JR Pass, namun tidak selalu hemat untuk backpacker.
JR Pass cocok jika:
- Pindah kota jauh berkali-kali (Tokyo–Kyoto–Osaka)
Jika hanya satu kota:
- Gunakan IC Card seperti Suica atau PASMO
Tips Transport Backpacker:
- Naik kereta lokal (lebih murah)
- Manfaatkan bus malam antar kota
- Jalan kaki (kota Jepang ramah pejalan kaki)
Penginapan Murah untuk Backpacker



4
Pilihan akomodasi hemat di Jepang:
- Hostel (dormitory): paling populer
- Capsule hotel: unik dan murah
- Guesthouse: cocok untuk sosial traveler
- Manga cafe / net cafe: darurat & sangat murah
- Airbnb (di area tertentu)
Harga hostel rata-rata lebih murah di luar Tokyo.
Makan Murah ala Backpacker Jepang
Jepang surganya makanan enak & terjangkau.
Pilihan Makan Hemat:
- Convenience store (7-Eleven, Lawson, FamilyMart)
- Ramen & gyudon shop (¥500–800)
- Bento diskon malam hari
- Street food lokal
Makan enak di Jepang tidak harus mahal.
Kota Wajib untuk Backpacker Pemula


4
1. Tokyo
- Transport lengkap
- Banyak atraksi gratis
- Surga hostel
2. Kyoto
- Budaya & kuil
- Bisa dijelajahi jalan kaki
3. Osaka
- Makanan murah
- Night life seru
4. Nara
- Day trip murah
- Taman rusa gratis
Barang Wajib Dibawa Backpacker Jepang
Checklist penting:
- IC Card (beli di bandara)
- SIM Card / Pocket WiFi
- Google Maps & Google Translate
- Cash (masih banyak tempat non-cashless)
- Jaket ringan & sepatu nyaman
Backpack ideal: 30–40 liter.
Etika & Tips Penting di Jepang



4
Agar perjalanan lancar:
- Jangan berisik di kereta
- Antre dengan tertib
- Jangan makan sambil jalan (kecuali street food)
- Buang sampah sesuai kategori
- Hormati aturan lokal
Jepang sangat menghargai ketertiban dan kesopanan.
Keamanan Backpacker di Jepang
Jepang termasuk negara paling aman di dunia:
- Minim kriminalitas
- Aman jalan malam hari
- Barang tertinggal sering kembali
Namun tetap waspada seperti di negara lain.
Tips Hemat Tambahan untuk Backpacker Jepang
- Kunjungi tempat gratis (taman, kuil, observatory)
- Belanja di toko 100 yen
- Cari free walking tour
- Manfaatkan diskon transport harian
- Hindari jam sibuk untuk perjalanan jauh
Kesimpulan
Menjadi backpacker ke Jepang bukan hal mustahil, bahkan untuk pemula. Dengan perencanaan matang, pilihan transport yang tepat, penginapan murah, dan pola makan cerdas, Jepang bisa dijelajahi dengan budget hemat tanpa mengurangi kenyamanan.
Backpacking ke Jepang bukan hanya soal menghemat uang, tetapi juga tentang menikmati budaya lokal, kebebasan menjelajah, dan pengalaman autentik yang tak terlupakan. Jepang membuktikan bahwa negara maju pun bisa dinikmati dengan gaya backpacker.