Korea Selatan bukan hanya tentang hiruk-pikuk Seoul atau pantai Busan. Di balik destinasi populer, negeri ginseng ini menyimpan kota-kota kecil, lanskap alam, dan situs budaya yang underrated—lebih sepi, autentik, dan menenangkan. Jika kamu ingin merasakan Korea dari sisi yang berbeda, itinerary 7–10 hari berikut dirancang untuk slow travel dengan rute efisien dan pengalaman lokal yang kaya.
Itinerary ini memadukan kota budaya, alam hijau, pesisir romantis, hingga kota sejarah—cocok untuk first-timer yang ingin keluar dari jalur mainstream maupun repeat visitor yang mencari suasana baru.
Gambaran Rute & Transportasi
- Masuk: Seoul (sebagai hub internasional)
- Moda utama: Kereta (KTX/ITX), bus antarkota
- Gaya: Santai, 1–2 kota per segmen agar tidak terburu-buru
Kota yang akan dikunjungi: Jeonju → Suncheon → Boseong → Tongyeong → Gyeongju → kembali ke Seoul
Hari 1: Tiba di Seoul → Transit Nyaman
Manfaatkan hari pertama untuk menyesuaikan diri. Jika tiba pagi, jalan santai di kawasan tenang seperti Seochon atau kafe lokal. Malam hari, siapkan perjalanan ke kota pertama esok hari (reservasi kereta disarankan).
Hari 2–3: Jeonju – Budaya & Kuliner Autentik


4
Berangkat dari Seoul ke Jeonju (±1,5–2 jam). Fokus pada Jeonju Hanok Village—kawasan ratusan rumah hanok aktif yang memesona.
Aktivitas utama:
- Menginap di hanok (pengalaman otentik)
- Cicipi bibimbap Jeonju dan jajanan pasar
- Jalan malam menikmati lampion & arsitektur
Tips: Bangun pagi untuk suasana sepi dan foto terbaik.
Hari 4: Suncheon – Alam & Ekowisata



4
Lanjut ke Suncheon (±3 jam). Kunjungi Suncheon Bay Wetland Reserve, lahan basah ikonik dengan jalur kayu dan panorama matahari terbenam.
Aktivitas utama:
- Trek ringan di wetlands
- Foto lanskap alang-alang
- Makan malam seafood lokal
Tips: Datang sore untuk golden hour.
Hari 5: Boseong – Hamparan Teh Hijau



4
Day trip atau menginap semalam di Boseong (±1 jam dari Suncheon). Jelajahi Boseong Green Tea Fields—ikon hijau Korea.
Aktivitas utama:
- Jalan santai di kebun teh
- Cicipi es krim/teh hijau lokal
- Foto panorama pagi
Tips: Gunakan sepatu nyaman; jalur berbukit.
Hari 6: Tongyeong – Pesisir Romantis


4
Perjalanan ke Tongyeong (±3 jam). Naik Tongyeong Cable Car untuk melihat gugusan pulau dari ketinggian.
Aktivitas utama:
- Cable car & observatory
- Seafood segar di pasar lokal
- Jalan sore di pelabuhan
Tips: Cek cuaca—pemandangan terbaik saat cerah.
Hari 7–8: Gyeongju – Kota Sejarah Silla



4
Lanjut ke Gyeongju (±2–3 jam). Kota ini seperti museum terbuka.
Aktivitas utama:
- Bulguksa Temple
- Kompleks makam kerajaan & taman sejarah
- Jalan malam area istana (lampu cantik)
Tips: Sewa sepeda untuk jelajah santai.
Hari 9–10 (Opsional): Andong – Tradisi & Desa UNESCO



4
Jika punya waktu ekstra, tambah Andong (±2 jam dari Gyeongju). Kunjungi Hahoe Folk Village—desa UNESCO dengan budaya topeng ikonik.
Aktivitas utama:
- Jelajah desa hanok
- Pertunjukan tarian topeng (jadwal tertentu)
- Makanan khas Andong
Kembali ke Seoul
Dari Andong atau Gyeongju, kembali ke Seoul (±2–2,5 jam KTX/bus). Sisakan waktu belanja oleh-oleh lokal.
Estimasi Budget (per orang, kasar)
- Transport antarkota: menengah (kereta/bus efisien)
- Akomodasi: guesthouse/hanok (hemat–menengah)
- Makan: lokal (terjangkau)
Underrated route umumnya lebih ramah budget dibanding rute populer.
Tips Penting Agar Perjalanan Lancar
- Pesan kereta lebih awal (akhir pekan cepat penuh)
- Gunakan T-Money untuk transport lokal
- Bawa cash secukupnya untuk kota kecil
- Cek festival musiman (bisa jadi bonus pengalaman)
Kenapa Itinerary Ini Layak Dicoba?
- Lebih tenang & autentik
- Interaksi lokal lebih dekat
- Variasi alam + budaya seimbang
- Cocok untuk slow traveler
Kesimpulan
Itinerary 7–10 hari eksplor Korea Selatan yang underrated ini menawarkan pengalaman berbeda: dari hanok klasik Jeonju, wetlands Suncheon, kebun teh Boseong, pesisir Tongyeong, hingga sejarah Gyeongju (dan Andong sebagai bonus). Rute ini ideal untuk kamu yang ingin melihat Korea apa adanya—lebih hijau, lebih sunyi, dan penuh cerita lokal.